Kamis, 04 Desember 2014

FUNGSI LOGIKA IF PADA MS.EXCEL

FUNGSI LOGIKA IF PADA MS.EXCEL


Fungsi Logika dalam Microsoft Excel digunakan untuk menguji suatu kondisi dengan menggunakan syarat tertentu dan oleh Microsoft Excel akan dikatakan TRUE (Nilai 1) jika syaratnya terpenuhi atau FALSE (Nilai 0) jika syaratnya tidak terpenuhi.

Syarat yang digunakan untuk menguji suatu kondisi bisa hanya satu syarat, salah satu syarat diantara beberapa syarat (Fungsi OR), dua syarat atau lebih wajib terpenuhi (Fungsi AND), atau bukan dengan syarat tertentu (Fungsi NOT).

Fungsi Logika yang kan kita gunakan adalah Fungsi IF, dengan bentuk umum sebagai berikut :

=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)

Langsung ke contoh kasus, Misalnya kita punya tampilan data sebagai berikut :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvStdLEwmiChcQznD77H4BrOBT2H66lCNbXkQLZ0e5JVKoy9sNjxYnRRphBFdFX3rbHtnZTcgTDHhAsJAfmUT1i4qbaGQtn2cBWSjg2tvnY7QYdxyF2fVhyphenhyphenC14G547a3NcWSRcPzt9Jic/s1600/43+1.png






Anggap saja kita sedang melakukan perekrutan pegawai baru dengan data awal pemohon adalah sebagaimana yang tersebut pada kolom Nama, Pendidikan dan Jurusan.

Cara 1Cara 2Cara 3Cara 4 dan Cara 5 adalah cara-cara yang kita gunakan untuk menguji kondisi pemohon tersebut dengan menggunakan syarat-syarat yang telah di tetapkan, dan akan menghasilkan nilai yang kita tentukan jika syaratnya terpenuhi ataupun tidak terpenuhi.

Cara 1 : Menggunakan Fungsi IF Tunggal 
Berdasarkan kondisi data pemohon tersebut kita akan menerima pegawai dengan syarat hanya mereka yang memiliki pendidikan S1 yang akan diterima (Lulus), maka fungsi yang kita gunakan adalah :

=IF(C5="S1";"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika nilai Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan Lulus dan jika nilai Cell C5 bukan S1 akan dinyatakan Gagal.

Cara 2 : Menggunakan Fungsi OR
Syarat yang kita gunakan adalah hanya kepada pemohon yang mempunyai pendidikan S1 dan D3 yang kan kita terima (Lulus) dan selain dari itu akan dinyatakan Gagal. fungsi yang kita gunakan :

=IF(OR(C5="S1";C5="D3");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell C5 mengandung nilai S1 dan D3 maka akan dinyatakan Lulus dan bila tidak dinyatakan Gagal.

Cara 3 : Menggunakan Fungsi AND
Syarat yang digunakan adalah pemohon yang kita terima adalah pemohon yang memiliki pendidikan S1 dengan jurusan Akuntansi, Fungsi yang kita gunakan :

=IF(AND(C5="S1";D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 dan Cell D5 meiliki nilai Akuntansi maka dinyatakan Lulus dan jika tidak dinyatakan Gagal.

Cara 4 : Menggunakan Fungsi NOT
Syaratnya adalah hanya pemohon yang meiliki jurusan Selain Akuntansi yang akan kita terima (Lulus). Fungsi yang kita gunakan :

=IF(NOT(D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell D5 memiliki nilai Akuntansi maka akan dinyatakan Gagal, dan dinyatakan lulus jika Cell D5 bukan Akuntansi.

Cara 5 : Menggunakan Fungsi IF Bersarang
Syarat adalah jika pemohon memiliki pendidikan S1 akan langsung dinyatakan Lulus, jika berpendidikan D3 akan dipertimbangkan dan selain dari itu akan langsung dinyatakan Gagal.
=IF(C5="S1";"Lulus";IF(C5="D3";"Dipertimbangkan";"Gagal"))

Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan gagal, Jika bukan S1 dan memiliki nilai D3 akan dinyatakan Dipertimbangkan dan jika bukan S1 atau D3 akan dinyatakan Gagal.


 Berikut ini adalah referensi tambahan berkaitan dengan masalah fungsi logika (if) pada ms.excel :
   

Fungsi Logika ( IF ) Pada Excel

Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76,77 ke atas berarti kalian lulus.

PERINTAH LOGIKA
“JIKA NILAI TIK < 75 MAKA REMIDI”
“JIKA NILAI TIK >= 75 MAKA LULUS”

Dalam Excel perintah logika dikenal dengan fungsi logika IF, yaitu suatu fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dihadapkan dengan suatu kondisi tertentu. Kondisi tersebut membentuk suatu pernyataan yang baku dan menuntut jawaban "Benar" dan "Salah".

Rumusnya,

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEVFvtZ0LE5yeGtbaSedggaaPDKqDeEYzIezwUhmAsoN9F3dd914PsyRrFSzVGyJuic3g4ewmNBYc9JATsZZCyR4dFWz2LgGvkXBKzPPvC-pTdBWjIzuwgbauVwxlKlwoaqtpyyqCYfCPr/s1600/rumus+logika.JPG
Perlu diingat tentang operasi logika / operator pembanding, digunakan sebagai syarat dari kondisi.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_ok_qxxmGuMTS6axpFDs9hvWO2u0skTU14w8OxYu2XpTRfMpPDCHM4S6H-0E6zQa1xCHXp3mOYV2tRpqa7Zcj6zAFKhjdSezir9swk9E7YTE68JPqQTBnemd9XM4HbnK1MNOJ-_OENZh2/s1600/operator+logika.JPG
Untuk setiap nilai benar dan salah yang diberikan, jika bertype Karakter, maka harus diapit tanda petik dua ( "  " ) sedangkan yang bertype Numerik / Angka maka diketikkan biasa saja.


IF Tunggal

Fungsi logika IF yang hanya memiliki satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) atau hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga hanya membutuhkan satu IF (Tunggal)

Rumus seperti di atas ....

Contoh :

Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76 ke atas berarti kalian lulus.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYZT9GDoj9Iyy8hR6-4A7AJsUPMziQ_7kHjyVgRu4nDm1ULhy6vObZ8lG6RwpkS7rP37wHSF_PhxbE_gem-1j1aAY13LbpnonV63ZtII9m9fVmO9uI2MYcTYuwu7KmXUfIM206P1APCCMs/s1600/contoh+if+tunggal.JPG

Berarti, jika isi sel B3 (nilai) < 75 (kondisi) maka Remidi (Hasil sesuai kondisi) dan jika isi sel B3 (nilai) >= 75 (selain < 75) maka Lulus (Hasil tidak sesuai kondisi).

Jawab :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHYfJmvHTsKJiTasyfBvyTQP5rQVjXW1pv9f6Jr_S_09Af0ZRD25KdhR5JAj_dddfJQ-p-9nWjixl8qBvREfwm_AHeIfm2zXH_87ct881X0M85vSp6szWqeiK2IPdYIBir6hrfPNe-E5xb/s1600/jawab+if+tunggal.JPG
Rumus IF dapat juga dimasukkan melalui menu dengan langkah – langkah sebagai berikut :
  1. Klik Formulas
  2. Klik Logical
  3. Klik / pilih IF
  4. Kotak Function Arguments aktif, isi kondisi (syarat) dan nilai (hasil) yang ditentukan.
  5. Klik OK
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcZKpiwc8LISNUm0Jd7cFd2GQCjYnsFUAWPoxp3fmcxGmlJvIZ0v8FEwXxAlAFq17jGamRB9OjJJDvtHbyU7nZCqcJjNnOsOxiFYhZQWNYJEKvDdj3Pnm7DDeaKUpunakU72mVRCMNGZz1/s1600/cara+if+2.JPG


 IF Majemuk/Bertingkat

Fungsi logika IF yang memiliki lebih dari satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki lebih dari dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) pertama, kedua dan seterusnya dan yang terakhir hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) semuanya, akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga membutuhkan lebih dari satu IF (Majemuk).

Yang perlu diingat dalam IF majemuk adalah Jumlah IF = Hasil – 1, tutup kurung yang terakhir sebanyak jumlah IF, susunan IF yang terakhir seperti IF tunggal.
Rumus
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFZaGUlAcFCT7H1iGrlhxbr9NM98zpT-KgLiy_wdN41qM5ezNzCpt-PNRTnh8oK54VX9nw63hh3ceXmU7sW4iKXG5NyN_GclwmKMxVz9ay_CPH516DVZa4uLYxlRh5R77S_E_Q1e_O9iY1/s1600/rumus+if+majemuk.JPG
Ditentukan nilai TIK,

< 50 adalah Gagal, >= 50 sampai < 75 adalah Remidi, >= 75 adalah Lulus



Artinya, nilai / hasil ada tiga yaitu, gagal, remidi dan lulus (jumlah IF ada dua, tanda kurung tutup terakhir ada dua). Kondisi / syaratnya cukup dua yaitu < 50 (hasilnya gagal) dan >= 75 (hasilnya lulus), selain dua kondisi / syarat tersebut (tidak memenuhi syarat semuanya) hasilnya ditempatkan pada nilai salah (remidi).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4A7DVnlOnep4aJkZ-7gYgr05Awr1nqBhrDuLsS4vRSJ6rxukOdslCxkxwPIRHtEVaVucmApC-YRYCrXo-Phil-rTmrTkZRzIMQcoXBVfMEeY1Ra2YjVFbzcIMwDH1zuY4IuXbEcw-poPO/s1600/jawab+if+majemuk.JPG


Menggabungkan Fungsi Logika IF dan Fungsi String

Fungsi logika IF dimana pada bagian kondisi / syarat digunakan juga fungsi string untuk mengambil beberapa teks yang sesuai dengan ketentuan.

Misal,

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0aS1Xa8872zJCIMWbBsa08QArijUVrSqWxTK7LBNzxIJm2f1esuxja5ygxgDQjiHm5C1_xEFsSmyCwnpLoH9804h4brqSI7JIbPjUX_0isASU9URmw2IZ5OCbBMQyFHsL2AYxgu4FvXl0/s1600/if-string.JPG
Ketentuan

TUJUAN diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :

MD = Madiun,

SB   = Surabaya,

ML = Malang



JENIS PAKET diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :

K  = Kilat,

B  = Biasa



Rumus yang digunakan adalah,

Tujuan (sel B3)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTkX_YVPnKLgb8DIv40fG_KGrNxO9u6LyJjHakRD5-UJO8OPAJoE8MmeKPfX-GJbSEFzco9R5HklLB3H8MxU4jom7fyBi1tMe-ntM94sicJl58cuUdeSMvLNESD-d_vFMdLhmkpgfYcx8j/s1600/if-string-jawab1.JPG

Rumus yang digunakan adalah,
Jenis Paket (sel C3)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZwo96R1hrV4L2E9mSCyhPpIwKNlg-2g149toE_RVONERiT2ySdOyNTi6JRp18HoOytsS7Z06dpthhn7JSBGaP0YXWF6E0iHKgGg1dj2Lw8twwhtd92lfcOxA9NBpe9BKrzEQxQQEjMH9J/s1600/if-string-jawab2.JPG

Hasil setelah rumus dimasukkan,

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUuMWlcmB7Yw8uis8qvi0qgh8FHLdJ1IDMmFc-XIykPIK_R2Pf9Q6GK7eaBfE-0sWrno5KiWgZDrIvBdNWmPuf9PKP_VpRH_ulFqrw7-ESqceNeEzkTOnLRa1fM7BmT702TJ69GzpJ0zaW/s1600/if-string-jawab.JPG

Rabu, 26 November 2014

Rumus Microsoft Excel Yang Umum Digunakan



Rumus Microsoft Excel Paling Umum Digunakan - Excel merupakan aplikasi yang paling umum digunakan untuk membuat laporan keuangan, rincian anggaran sampai hal-hal yang rumit seperti analisa kelayakan usaha dan sebagainya. Dalam penggunakan microsoft excel ini tentu tidak terlepas dari penggunaan rumus excel untuk memudahkan kita dalam menghitung angka-angka secara cepat dan Akurat. Kali ini Autada hanya akan memaparkan sedikit tentang rumus excel yang paling umum digunakan baik oleh mahasisawa, karyawan perusahaan atau bahkan pemilik perusahaan (wiraswasta).

Rumus Excel dapat berfungsi jika terlebih dahulu diawali dengan tanda "=" (sama dengan), misalnya jika kita ingin menjumlahkan 5 + 5 maka didalam cell excel tersebut kita ketikkan "=5+5" lalu tekan Enter maka otomatis cell tersebut menunjukkan hasil penjumlahan tersebut yaitu "10" (Sepuluh). Begitu juga untuk rumus excel yang lainnya seperti perkalian dengan tanda "*" (bintang) Pengurangan dengan tanda "-" (minus), pembagian dengan tanda "/" (garis miring), penjumlahan (sum), pengecualian (if) dan lain sebagainya harus diawali dengan tanda "=" (sama dengan). 

 

Gambar 1. Penjumlahan dengan +
  


Namun untuk rumus excel yang menggunakan huruf seperti sum, if, sumif, average, lookup dsb selain harus diawali dengan tanda "=" juga ditambahkan tanda buka  kurung "(" setelah kata rumus excel, dan tutup kurung ")" untuk mengakhiri sumber data. Misalnya
=SUM(A1:A5)


Gambar 2. Penjumlahan keseluruhan dari awal sampai akhir

Rumus Microsoft Exel yang Paling Umum Digunakan:

1.Rumus Excel SUM (Penjumlahan)
Penjumlahan dengan menggunakan excel selain bisa kita gunakan dengan + (plus) bisa juga kita gunakan rumus excel sum untuk menjumlahkan seluruh data dengan cepat. Dengan menggunakan sum maka Anda bisa menjumlahkan data dengan cepat mulai dari satu data hingga ribuan data, cukup masukkan urutan pertama dan terakhir saja misalnya spt gambar diatas, data mulai A1 sampai A5 maka yang dimasukkan hanya A1:A5 yang dipisahkan dengan tanda ":" (titik dua), namun jika Anda ingin memilih dengan hanya beberapa cell saja yang ingin dijumlahkan maka pisahkan dengan tanda ";" (titik koma), seperti gambar  
Gambar 3. Penjumlahan dengan sum namun terlipilih

TIPS: Cara mudah memilih cell yang ingin dijumlahkan adalah dengan tetap menekan Ctrl pada keyboard sambil meng-klik cell yang ingin dipilih, jika sudah selesai memilih cell kemudian lepas Ctrl pada keywoard


2. Rumus Excel IF (Pengecualian)
Rumus excel IF dipakai untuk menampilkan beberapa kemungkinan nilai atau hasil sesuai dengan kondisi tertentu.
Bentuk Umum dari fungsi IF adalah:
=IF(logical_test;[value if true];[value if false])

Adapun Cara menggunakan perhitungan dengan menggunakan rumus IF adalah:
Tentukan kategori/ batasan untuk suatu kondisi dengan beberapa alternative kondisi. Contoh jika mahasiswa mempunyai nilai lebih besar dari 90 mendapat nilai A, jika nilai lebih besar dari 80 mendapat nilai B, jika nilai lebih besar dari 70 maka mendapat nilai C begitu seterusnya. 


Gambar 4. penggunaan rumus excel IF

Dengan melihat gambar 4 diatas maka ketikkan di cell C2 seperti contoh dibawah ini:
=IF(B2>=90;"A";IF(B2>=80;"B";IF(B2>=70;"C";"")))

Rumus excel IF juga umum digunakan untuk menghilangkan pesan error pada cell yang kosong atau belum ada data sumbernya, misalnya jika kita membuat rumus  =A1/B1 pada cell C1 sementara pada cell A1 atau B1 belum ada datanya maka biasanya cell C1 akan terlihat error seperti #DIV/0!, #N/A , #NAME dan lainnya. 
 


Gambar 5. rumus excel error

Jadi untuk menghilangkan pesan error pada cell C1 tersebut maka kombinasikan rumus IF dengan rumus inti yang dimaksud diatas, jadi rumusnya menjadi:
=IF(OR(A1>0;B>0);A1/B1;"")

 Keterangan:
·         Rumus excel IF dapat juga digabungkan dengan beberapa rumus logika lainnya seperti OR, AND, NOT, dan sebagainya. contoh diatas kita menggunakan rumus OR.
·         karena rumus IF merupakan rumus logika maka jika kita logikakan dengan kalimat lebih kurang begini: "jika A1 atau B1 lebih besar dari 0; maka berlaku rumus A1/B1; atau cell C1 tetap kosong"
·         tanda petik merupakan pembatas text pada rumus excel, jika ada dua tanda petik ("") maka itu berarti teks didalamnya kosong, jika hendak membuat kalimat bergabung dengan rumus excel maka gunakan tanda petik dua (""). misalnya menggunakan rumus diatas kita masukkan kata "kosong" maka  =IF(OR(A1>0;B>0);A1/B1;"kosong"
·         Tambahan rumus excel OR berguna untuk memilih dua atau lebih cell yang kita gunakan jadi jika cell A1 atau B1 ada yang kosong maka rumus inti tidak akan berfungsi

Cara menggunakan rumus excel IF dalam keseharian
Tujuan kita mempelajari rumus excel untuk memudahkan kita dalam kegiatan kita sehari-hari sehingga perlu kita terapkan rumus excel ini langsung untuk kebutuhan keseharian kita, seperti Laporan belanja harian, laporan keuangan usaha, rencana anggaran, maupun proposal keuangan, berikut kami berikan contoh rincian anggaran harian: 
 

Gambar 6. rumus excel IF dalam keseharian
Contoh dengan melihat gambar diatas maka rumus yang digunakan pada cell D4 adalah:
=IF(OR(B4>0; C4>0);(D2+SUM(B4:B4))-SUM(C4:C4);"")